3 Tahap Menuju Analisis Finansial yang Efektif FineReport | BI Reporting and Dashboard Software

3 Tahap Menuju Analisis Finansial yang Efektif

Secara umum, laporan finansial dapat menampilkan situasi finansial perusahaan, hasil kinerja, dan arus kas. Tapi, ini hanyalah konsep buram karena data asli tidak dapat “berbicara” dan Anda tidak dapat mengetahui kesimpulan hanya dari data finansial. Untuk membuat data tersebut “berbicara”, menampilkan situasi finansial perusahaan dan masalah, Anda perlu menganalisis laporan finansial secara efektif dan menampilkannya dengan bentuk dan metode yang benar. Dalam artikel ini, saya merangkum 3 tahap dasar menuju analisis finansial yang efektif untuk pemula.

Financial analysis

Dari Google

1. Jelas tentang masalah kritis dalam analisis finansial Anda

Dalam perusahaan, peran yang berbeda berfokus ke aspek analisis finansial yang berbeda pula. Tahap pertama, Anda perlu mengidentifikasi tujuan analisis finansial ini dan siapa yang akan menggunakan laporan tersebut.

Pendapatan operasional

Pendapatan operasional tentunya merupakan target utama perusahaan. Ketika kita mendapatkan sebuah laporan, pertama-tama kita perlu menganalisis tiga aspek: komposisi pendapatan, situasi perkembangan, dan margin kotor perusahaan.

  • Komposisi pendapatan: termasuk penjualan, proporsi pendapatan regional, proporsi pendapatan saluran, dll. Ini dapat dianalisis untuk mencari apakah ada masalah dalam produk, apakah produk dapat menonjol dibandingkan kompetitor, apakah inti bisnis jelas, apakah profitabilitas stabil, dll.
  • Situasi perkembangan: Hal terpenting yang perlu Anda perhatikan adalah tingkat perkembangan pendapatan, tingkat perkembangan tahunan, perkembangan penjualan, perkembangan pelanggan, dan perkembangan produk. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan apakah ada perkembangan internal, m&a, dll.
  • Margin kotor: Margin kotor mewakili perbedaan produk, pengaruh merek, dan daya saing pasar.Profit Analysis Report

Dari FineReport

Struktur Biaya

  • Analisis biaya R&D: Fokus kepada investasi perusahaan dalam penelitian dan pengembangan selama bertahun-tahun dan juga memperhatikan arah investasi dalam R&D;
  • Analisis biaya penjualan: Berkonsentrasi pada jenis-jenis biaya penjualan, apakah perusahaan telah menetapkan saluran penjualan, kebijakan insentif, dll.
  • Analisis biaya keuangan: Termasuk pinjaman, konsumsi keuangan internal, bunga, dll.

Struktur Profit

  • Nilai profit: Jika pendapatan non-operasional, pendapatan investasi, pendapatan pelepasan aset, pendapatan bunga, keuntungan dari perubahan nilai merupakan proporsi kecil dari total komposisi profit perusahaan, profit perusahaan lebih bernilai.
  • Menganalisis hubungan antara profit bersih dan arus kas bersih dari aktivitas operasi: Apakah profit bersih perusahaan didukung oleh kas bersih dari aktivitas operasi
  • Analisis pertumbuhan profit: Apakah pertumbuhan profit perusahaan berasal dari perkembangan m&a, apakah profit itu dari perkembangan internal, dll.

2. Pilih metode analisis data untuk analisis finansial

Analisis data adalah mode pemikiran yang sangat ampuh dalam analisis keuangan untuk membantu perusahaan mengidentifikasi kemungkinan adanya masalah dan peluang, tak peduli seberapa kompleks skenario bisnis yang sebenarnya. Mulai dari indikator inti tunggal dan mendekomposisi indeks ini, kemudian lakukan analisis multi-dimensi yang mendalam, temukan data yang tidak normal, hingga akhirnya memecahkan masalah dalam bisnis dengan membuat keputusan yang sesuai.

  • Analisis Vertikal

Analisis vertikal adalah analisis proporsional untuk menganalisis setiap jumlah dalam laporan keuangan sebagai persentase dari jumlah lain.

  • Langkah 1: Hitung dan tentukan proporsi atau persentase setiap barang dalam laporan keuangan.
  • Langkah 2: Melalui proporsi setiap barang, Anda perlu menganalisis pentingnya setiap barang dalam manajemen perusahaan. Semakin signifikan proporsi proyek umum, semakin tinggi kepentingannya, dan semakin besar pula dampak keseluruhan terhadap perusahaan.
  • Langkah 3: Bandingkan proporsi masing-masing proyek dalam periode analisis dengan proporsi proyek yang sama dalam periode sebelumnya, pelajari perubahan proporsi masing-masing proyek, dan lanjutkan analisis proyek-proyek penting yang banyak berubah.

Product Cost Analysis Report

Dari FineReport

  • Analisis Horisontal

Analisis horisontal digunakan untuk membandingkan data historis selama beberapa periode akuntansi, membandingkan data setiap periode pelaporan proyek dalam laporan finansial dengan data di periode sebelumnya, dan menganalisis perubahan data finansial perusahaan.

Secara umum, analisis horizontal tidak digunakan untuk membandingkan hanya satu atau dua barang, tetapi perbandingan dan analisis komprehensif dari semua barang dalam periode pelaporan laporan finansial dan periode sebelumnya, mengungkapkan masalah dalam berbagai aspek dan meletakkan dasar untuk analisis yang lebih mendalam dan komprehensif tentang situasi finansial perusahaan.

Horizontal Analysis

Dari FineReport

  • Analisis Tren

    Analisis tren adalah analisis jangka panjang berdasarkan konsep tentang apa yang terjadi di masa lalu dan kemudian memberi gambaran tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Ini menghitung indeks basis tetap dari satu atau lebih periode pelaporan berturut-turut dibandingkan dengan periode dasar, atau indeks berurutan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dengan cara ini, Anda dapat membentuk serangkaian waktu indeks dan menganalisis tren jangka panjang dari laporan ini.Trend AnalysisDari FineReport

  • Analisis Rasio

Analisis rasio dilakukan dengan membandingkan dua barang dalam laporan finansial untuk menganalisis hubungan antara dua proyek.

Rasio keuangan umumnya jatuh ke dalam dua kategori: rasio margin dan rasio pengembalian. Yang paling umum digunakan di perusahaan adalah margin profit kotor, margin EBITDA, margin profit operasi, margin profit bersih, margin arus kas, pengembalian aset, profit ekuitas dan profit pengembalian investasi.

  • Analisis Faktor

Analisis faktor digunakan untuk menghitung tingkat pengaruh beberapa faktor pendorong yang saling terkait dalam indikator finansial yang komprehensif. Misalnya, pendapatan penjualan tergantung pada dua faktor, volume penjualan dan harga satuannya. Ketika suatu perusahaan menaikkan harganya, volume penjualan akan turun. Kita dapat menggunakan analisis faktor untuk mengukur dampak kenaikan harga dan penurunan penjualan dalam pendapatan.

  • Analisis Perbandingan

Yang pertama adalah analisis perbandingan dari indikator internal. Misalnya, penjualan dari berbagai daerah dapat dibandingkan dan dianalisis. Ini dapat membantu dalam mengidentifikasi daerah dengan kinerja penjualan yang relatif baik dan merangkum pengalaman yang relevan untuk mengoptimalkan penjualan di daerah dengan kinerja penjualan yang kurang baik.

Yang kedua adalah melakukan analisis perbandingan dari indikator yang sama yang dibentuk pada waktu yang berbeda. Misalnya, MoM dan YoY dapat dihitung untuk penjualan. Dengan ikon peringatan, Anda dapat dengan cepat mendeteksi kenaikan dan penurunan penjualan dan menemukan masalah manajemen perusahaan di waktu yang sesuai.

Selain membandingkan data perusahaan itu sendiri, kita juga dapat membandingkan dan menganalisisnya dengan pesaing utama, termasuk daya saing, kesanggupan keuangan, dll. Ini kondusif untuk menghapus tingkat perusahaan di pasar saat ini, untuk akhirnya memilih strategi manajemen perusahaan yang lebih cocok untuk mereka.

financial reports

YoY & MoM

3. Pilih aplikasi penganalisis keuangan yang tepat

Saat ini, di sebagian besar perusahaan, laporan laporan keuangan dibuat secara manual. Staf keuangan biasanya menggunakan Excel untuk membuat dan mengelola laporan keuangan. Data dikumpulkan dan dimasukkan terlebih dahulu, dan kemudian membuat perhitungan yang relevan sesuai dengan logika presentasi laporan. Akhirnya, grafik itu digunakan untuk mempresentasikan analisis data. Namun, pembuatan laporan keuangan secara manual memiliki banyak kelemahan. Pertama-tama, mudah membuat kesalahan saat membuat laporan dengan memasukkan data secara manual, terutama ketika datanya sangat besar. Dan Anda pasti tahu, kesalahan data kecil saja memiliki dampak yang besar. Kedua, penggunaan Excel mengakibatkan kerjaan yang sama terus diulang, terutama dalam pembuatan laporan harian, laporan bulanan, laporan tahunan, dll.

Untuk perusahaan, sistem pelaporan otomatis lebih disarankan untuk mendapatkan data keuangan secara real-time dan menampilkan hasilnya secara visual. Ini dapat digunakan oleh staf keuangan untuk menganalisis data keuangan kapan saja dan juga manajer untuk mengontrol status keuangan dan menyesuaikan strategi secara tepat waktu. Misalnya, dengan FineReport yang saya gunakan untuk membuat laporan di atas, setelah saya menghubungkannya ke MySQL dan menyeret field ke interface, fitur ‘perhitungan dinamis antar sel’ membantu saya menghasilkan analisis MoM dan YoY tanpa perlu memasukkan formula. Selain itu, saya dapat mengatur laporan harian, bulanan, dan tahunan tersebut untuk menghasilkan laporan finansial berdasarkan data terkini dari database secara otomatis tanpa kerjaan tambahan. Ini menghemat waktu saya sehingga saya dapat fokus ke analisis yang lebih subjektif.

Anda mungkin juga tertarik dengan…

Tool Modeling Mana yang Paling Menguntungkan Dalam Analisis Data?

Panduan Pemula Menuju Analisis Finansial

Tool Analisis Data Mana yang Perlu Saya Pelajari Untuk Memulai Karir Sebagai Seorang Data Analyst?

Related Posts

© All Right Reserved