Perbandingan 6 Jenis dan 14 Software Visualisasi Data (Terbaru 2020) FineReport | BI Reporting and Dashboard Software

Perbandingan 6 Jenis dan 14 Software Visualisasi Data (Terbaru 2020)

Apa software terbaik untuk memvisualisasi data?

Pertanyaan ini cukup rumit karena terdapat banyak macam software untuk memvisualisasi data.

Software-software ini dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan yang berbeda-beda sesuai dengan keahlian si pengguna.

Dalam artikel ini, saya akan mengulas 6 jenis dan top 14 software visualisasi data pada umumnya. Perbandingan dibawah akan mencakup kegunaan software tersebut, keunggulan masing-masing software, cocok dipakai untuk siapa, dan harganya.

Code Tools

Code tools ditandai dengan data parameternya yang lebih bebas, meningkatnya kapasitas pemrosesan data dan data play yang lebih bervariasi.

Javascript, Python, dan R adalah bahasa programing visualisasi data yang sekarang lagi populer, dan mereka memiliki library visualisasi yang kaya.

D3.js

D3.js adalah sebuah library JavaScript open source yang digunakan untuk membuat visualisasi data dengan HTML, SVG, dan CSS. D3 memperbolehkan Anda untuk menangani Document Object Model (DOM) berdasarkan data Anda.

D3 memiliki galeri grafik terbaik yang dapat diaplikasikan dengan Python atau R.
Saya merekomendasikan Anda untuk menggunakan JavaScript atau R selain Python mengingat library Python-nvd3 terakhir diperbarui di 2016, yang sebenarnya sudah ketinggalan zaman dibandingkan dengan yang lainnya. D3.js sangatlah fleksibel meskipun susah digunakan untuk pemula.

Cocok untuk: developer front-end yang mahir dalam JavaScript, SVG atau DOM
Harga: Gratis

Plotly

Plotly adalah sebuah open-source, interaktif, dan browser-based library grafis. Plotly memperbolehkan Anda untuk membuat grafik interaktif yang kompleks yang dapat secara mulus diaplikasikan kedalam dashboard atau situs. Plotly dibangun dengan library visualisasi d3.js. Karena itu, Plotly adalah galeri grafik yang canggih.

Keunggulan utamanya adalah dalam membuat visualisasi multi-grafik ketika membandingkan dataset. Selain itu, Anda dapat mengatur Plotly sehingga dapat digunakan dalam mode online, offline ataupun notebook jupyter.

Cocok untuk: developer front-end yang mahir dalam Python
Harga: Gratis dengan paket komersial

gglot2

ggplot 2 adalah paket visualisasi data untuk bahasa pemrograman R statistik. Kegunaann ggplot2 adalah untuk memisah gambar dari data. ggplot2 digunakan untuk membuat gambar berdasarkan layer yang kondusif untuk pemikiran arsitektur.

Untuk para profesional yang ingin membuat plot yang melibatkan data yang sangat banyak, ggplot2 adalah pilihan terbaik. Sangatlah mudah dan cepat untuk membuat plot dalam layer untuk menampilkan cerita yang kompleks.
Anda dapat menetapkan berbagai komponen pokok dan fungsi sederhana untuk membuat grafik yang kompleks.

Cocok untuk: profesional dengan pengetahuan R
Harga: berdasarkan kuota

Laporan Visual atau BI

Jika Anda ingin membuat visualisasi data yang profesional tanpa background programing, Anda boleh mencoba software pemvisualisasi data berikut ini yang memiliki unsur drag and drop. Selain dari visualisasi, software ini pada umumnya berfokus pada koneksi database, analisis data dan pemrosesan data.

Pemula tidak perlu menguasai semua software ini. Excel, FineReport, dan Tableau adalah pilihan pertama. Excel karena mudah dipakai, FineReport karena mudah digunakan untuk membuat dashboard dan laporan yang kompleks, sedangkan Tableau adalah yang terbaik untuk menganalisis data melalui visualisasi.

Excel 

Sebagai bagian dari rangkaian bisnis Microsoft Office, Anda pasti kenal dengan Excel. Excel menawarkan grafik standar, dari peta unit heat sampai scatter plot. Meskipun Excel adalah software tingkat entri, Excel adalah salah satu pilihan terbaik jika Anda ingin mengeksplor data.

Cocok untuk: Semua orang
Harga: Gratis dengan paket komersial

FineReport

Finereport adalah software pembuat laporan yang meskipun unik dalam memvisualisasi data, digunakan terutama untuk memvisualisasi data melalui laporan atau dashboard dengan grafik HTML5 yang mengesankan yang juga mencakupi 3D dan efek dinamis.

Yang mengesankan menurut saya adalah banyaknya waktu yang diperlukan untuk membuat laporan. Sebelum saya memakai FineReport, saya membuat 10 tabel excel untuk 10 toko, yang sangat merepotkan. Tetapi dengan FineReport, saya cuma perlu menggunakan parameter query di satu template dan kemudian ekspor data dalam batch.

Fitur lain yang saya rasa perlu disebutkan adalah integrasi data dan entri data dalam hal dataset untuk visualisasi data.

Cocok untuk: pembuat laporan dan insinyur BI
Harga: Gratis untuk pemakaian pribadi, dan berdasarkan kuota untuk pemakaian perusahaan

Coba gratis

Tableau

Tableau adalah software pengalisa dan pemvisualisasi data. Hampir semua data analyst tahu Tableau karena ia memliki grafik analisis bawaan yang standar dan beberapa model data analisis.

Kapasitas Tableau dalam memvisualisasi informasi tidak tertandingi dan merupakan salah satu keunggulan utama software ini. Grafik dan skema warna Tableau sangat menakjubkan. Kualitas visualisasi data aplikasi Tableau unggul dibandingkan apa yang dapat ditawarkan para kompetitornya.

Satu-satunya batasan dalam hal visualisasi data adalah Tableau tidak menawarkan grafik 3D dan tidak ada impor visual kustom.

Cocok untuk: insinyur BI dan data analyst
Harga: Coba gratis dengan paket komersial

Sebagai tambahan untuk software visualisasi data komprehensif diatas, terdapat banyak software yang dikhususkan dalam jenis diagram yang spesifik.

Peta

Visualisasi peta digunakan untuk menampilkan data yang berhubungan secara geografis dan mempresentasikannya dalam bentuk peta. Data yang diekspresikan dengan cara ini biasanya lebih tepat dan intuitif. Meskipun software yang saya sebut diatas juga mencakupi beberapa bagian dari jenis peta, software visualisasi peta menyediakan pilihan yang lebih mewah dan kebanyakan adalah kelas ringan.

Leaflet 

Leaflet adalah library JavaScript open source untuk peta interaktif. Bobotnya hanya sekitar 39 KB dari JS. Keunggulan utamanya adalah fitur interaktif seperti navigasi keyboard dan berbagai metode map scaling. Anda dapat menampilkan peta dalam desktop dan ponsel. Selain itu, API yang didokumentasi dengan baik memperbolehkan developer untuk menyesuaikan projeksi peta sesuai kebutuhan.

Cocok untuk: developer dengan skill JavaScript
Harga: Gratis

Power Map

Jika Anda belum pernah memakai Power Map sebelumnya, Anda seperti telah kehilangan satu harta karun. Power Map adalah add-in Excel yang dikembangkan berdasarkan peta Bing, yang merupakan rangkaian BI-nya dan digunakan untuk memetakan data geografis. Bahkan pengguna non teknis dapat membuat plot geografis dan data temporal dalam globe 3D atau peta kustom tanpa koding.

Cocok untuk: pengguna Excel
Harga: Gratis

Software Infografis

Infografis adalah satu jenis visualisasi data untuk memvisualisasi data Anda dengan lebih jelas. Software ini membantu Anda menyampaikan informasi layaknya sebuah cerita yang dapat membantu Anda dalam berinteraksi dengan penonton. Software infografis yang paling populer adalah Canvas, Piktochart, dan Visme. Disini, saya akan membandingkan dua software terakhir.

Piktochart 

Piktochart adalah aplikasi web-based yang didesain untuk membuat infografis yang menawarkan ratusan template infografis. Fitur “download as blocks” adalah salah satu fitur yang paling keren. Selain itu, bagian manipulation functionality-nya sangat menakjubkan. Anda dapat dengan mudah mengkopi bagian, memindah atau menghapus mereka. Namun, ia tidak memiliki opsi ekspor media HTML5 yang kuat sehingga dapat mempengaruhi pengalaman pengguna ketika Anda untuk menampilkan kerjaan Anda secara offline.

Cocok untuk: Semua orang
Harga: Gratis dengan paket komersial

Visme

Sama seperti Piktochart, Visme menyediakan template infografis yang kaya dan memperbolehkan pengguna untuk membuat peta. Namun, jika dibandingkan dengan taktik infografis di Piktochart, infografis di Visme dapat dianimasikan dan interaktif. Fitur lain yang user-friendly adalah fungsi pencarian kata kunci untuk template yang berkaitan. Satu-satunya kelemahan Visme adalah Anda memerlukan lebih banyak waktu untuk mempelajarinya dibandingkan Piktochart.

Cocok untuk: Semua orang
Harga: Gratis dengan plan komersial

Grafik network

Grafik network membantu Anda mempermudah kompleksitas dan menemukan hubungan antar data. Struktur node-link membuat koneksi data intuitif. Anda dapat menerapkan grafik network untuk penegakan hukum, manajemen infrastruktur, anti penipuan dan keamanan cyber.

Keylines

Keyline adalah toolkit JavaScript kelas ringan untuk memvisualisasi network dengan menggunakan HTML5, cocok untuk semua browser, perangkat, server, ataupun database.

Keyline menyediakan delapan layout grafik otomatis untuk memisahkan link guna memperlihatkan pola dan anomalitas dan ia memberi pengguna kebebasan yang lebih dalam memfilter network, menggabungkan node, dan menganalisa network sosial.

Cocok untuk: developer JavaScript
Harga: Gratis dengan plan komersial

Gephi

Gephi adalah paket software open source yang profesional dalam menganalisa dan memvisualisasi network. Gephi memiliki layar interaktif yang mudah digunakan dimana Anda dapat mendapatkan tool yang Anda perlukan secara cepat tanpa perlu banyak latihan atau pembelajaran.

Anda dapat mengimpor data di format CSV dengan mudah dan ketika data yang benar telah dimuat dan dipetakan, Gephi akan menghasilkan grafik secara otomatis. Namun, fitur ekspor tidak begitu user-friendly karena Anda tidak dapat mengekspor desain Anda kedalam sebuah gambar atau dokumen HTML.

Cocok untuk: Pengguna non teknis
Harga: Gratis

Visualisasi Layar Besar

Visualisasi layar besar biasa diperlukan untuk situasi seperti meeting atau pameran. Beberapa perusahaan juga meletakkan dashboard TV di kantor agar pegawai dapat mengecek KPI.

FineReport

Seperti yang saya bilang sebelumnya, FineReport adalah software pembuat laporan, tetapi performanya dalam menampilkan dashboard di layar besar apapun sangatlah menakjubkan.

FineReport dapat mengintegrasi data dari sistem bisnis seperti OA/ERP/CRM dan menampilkan data bisnis di layar besar secara real-time.

Kalau dibandingkan dengan Ali DataV, FineReport lebih cocok digunakan untuk perusahaan karena struktur aplikasinya. FineReport biasa digunakan di tempat seperti pusat pameran, pusat pemantauan dan juga kantor.

Cocok dipakai untuk: developer IT
Harga: Berdasarkan kuota

Coba gratis

Ali DataV

Layar besar dari ET City Brain dibuat dengan DataV. DataV adalah software visualisasi drag and drop dari Alibaba Cloud yang biasanya dipakai untuk memvisualisasi data besar dari data bisnis yang dikombinasikan dengan informasi geografis. Anda akan sering melihatnya di tempat seperti pusat pameran dan pusat kontrol perusahaan.

Anda tidak perlu memprogramnya dan Anda dapat menghasilkan layar besar visual atau dashboard dengan operasi drag and drop yang mudah.

Cocok untuk: developer IT
Harga: Berdasarkan kuota

Related Posts

© All Right Reserved